NO | NAMA | JABATAN | LOKASI TUGAS |
1 | KUSNO SUJARWADI, SP | KETUA UPK | KECAMATAN PANJI |
2 | HOLIFATUR ROSIDAH | SEKRETARIS | KECAMATAN PANJI |
3 | ANAS WIJAYA | BENDAHARA | KECAMATAN PANJI |
4 | QOMARUDDIN | KASIR | KECAMATAN PANJI |
5 | BUDI PRAYITNO | PL | KECAMATAN PANJI |
6 | Drs. ADB. RAKHMAN | KETUA BP-UPK | KECAMATAN PANJI |
7 | NURWADI, S.Pd | KETUA BKAD | KECAMATAN PANJI |
Selamat datang di blog...............................
Data Pelaku PNPM-MPd Kec. Panji
Strategi Pembangunan Ekonomi Masyarakat Melalui PNPM Mandiri Perdesaan
![]() |
| Perguliran Dana SPP oleh UPK Kec. Panji kepada Kelompok |
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertumbuhan dan tingkat kepadatan penduduk, dan di sertai dengan perubahan fundamental dalam struktur perekonomian suatu Negara. Pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi adalah dua hal yang tak dapat terpisahkan kendatipun keduanya berbeda makna , pembangungan ekonomi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, sedangkan pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembagunan ekonomi. Ada 2 hal yang mempengaruhi pembangunan ekomoni, yaitu, Faktor ekonomi dan faktor non ekonomi . Faktor Ekonomi meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia , sumber daya modal dan keahlian atau kewirauusahaan, sedang faktor non ekonomi adalah stabilitas nasional suatu negara.
Strategi pembangunan ekonomi saat ini yang di galakkan pemerintah dan di anggap telah sukses karena telah dianggap tepat sasaran adalah pemberdayaan masyarakat melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyakat (PNPM) baik mandiri Perdesaan ataupun perkotaan sebab semua faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi telah tercover dalam Visi dan Misi PNPM andiri Perdesaan yaitu pembangunan yang bertumpu pada pembangunan manusia, pengelolaan sumber daya alam juga pengelolaan akses permodalan kepada masyarakat
Kecamatan Panji kabupaten situbondo salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Situbondo yang telah mendapatkan Program Nasional Pemberdyaan Masyarakat Mandiri Perdesaan sejak tahun 2007 telah merasakan stategi pembangunan masyarakat adalah tepat sasaran dan bermafaat sesuai dengan Visi dan Misi PNPM Mandiri Perdesaan Visi PNPM Mandiri Perdesaan adalah tercapainya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat miskin perdesaan. Kesejahteraan berarti terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat. Kemandirian berarti mampu mengorganisir diri untuk memobilisasi sumber daya yang ada di lingkungannya, mampu mengakses sumber daya di luar lingkungannya, serta mengelola sumber daya tersebut untuk mengatasi masalah kemiskinan. Misi PNPM Mandiri Perdesaan adalah: (1) peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaannya; (2) pelembagaan sistem pembangunan partisipatif; (3) pengefektifan fungsi dan peran pemerintahan lokal; (4) peningkatan kualitas dan kuantitas prasarana sarana sosial dasar dan ekonomi masyarakat; (5) pengembangan jaringan kemitraan dalam pembangunan.
Alokasi dana PNPM Mandiri Perdesaan untuk kecamatan Panji sejak Tahun 2007 sampai dengan tahun 2013 sebesar Rp. 10.950.000.000 yang terdiri dari pembangunan sarana prasarana, pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat yaitu SPP (Simpan Pinjam Khusus Kelompok Perempuan)
Akses perekonomian masyarakat melalui SPP (Simpan Pinjam khusus kelompok Perempuan) sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya masyarakat yang telah memiliki usaha namun kesulitan untuk mengakses permodalan. Jumlah kelompok binaan UPK panji Kabupaten Situbondo sampai dengan tahun 2013 se banyak 238 kelompok dengan jumlah pemanf
Salah satu kelompok SPP yang sangat bagus secara administrasi maupun tingkat partisipasi dan transparansi adalah kelompok yasinan desa Panji Kidul yang di ketuai oleh Rini S, kelompok ini dapat mengumpulkan asset kelompok sebanyak 3 juta 400 ribu Rupiah dalam satu periode perguliran sehingga mampu memenuhi segala kebutuhan di anggotanya melalui pembegian Hasil Usaha Kelompok yang berbentuk sembako, Kelompok Yasinan ini juga tidak hanya mengelola dana pinjaman saja akan tetapi setiap anggota di wajibkan menabung hal ini dapat mendidik anggota untuk lebih disiplin lagi dan memiliki rasa memiliki kelompok.
Pertumbuhan ini tidaklah tanpa kendala, namun segala persoalan dapat teratasi oleh masyarakat, hal yang perlu mendapat perhatian adalah tingkat kesadaran masyarakat itu sendiri tentang pelestarian kelompok dan permodalan SPP. Oleh : Fitriya KPMD desa Panji Kidul
Strategi pembangunan ekonomi saat ini yang di galakkan pemerintah dan di anggap telah sukses karena telah dianggap tepat sasaran adalah pemberdayaan masyarakat melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyakat (PNPM) baik mandiri Perdesaan ataupun perkotaan sebab semua faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi telah tercover dalam Visi dan Misi PNPM andiri Perdesaan yaitu pembangunan yang bertumpu pada pembangunan manusia, pengelolaan sumber daya alam juga pengelolaan akses permodalan kepada masyarakat
Kecamatan Panji kabupaten situbondo salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Situbondo yang telah mendapatkan Program Nasional Pemberdyaan Masyarakat Mandiri Perdesaan sejak tahun 2007 telah merasakan stategi pembangunan masyarakat adalah tepat sasaran dan bermafaat sesuai dengan Visi dan Misi PNPM Mandiri Perdesaan Visi PNPM Mandiri Perdesaan adalah tercapainya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat miskin perdesaan. Kesejahteraan berarti terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat. Kemandirian berarti mampu mengorganisir diri untuk memobilisasi sumber daya yang ada di lingkungannya, mampu mengakses sumber daya di luar lingkungannya, serta mengelola sumber daya tersebut untuk mengatasi masalah kemiskinan. Misi PNPM Mandiri Perdesaan adalah: (1) peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaannya; (2) pelembagaan sistem pembangunan partisipatif; (3) pengefektifan fungsi dan peran pemerintahan lokal; (4) peningkatan kualitas dan kuantitas prasarana sarana sosial dasar dan ekonomi masyarakat; (5) pengembangan jaringan kemitraan dalam pembangunan.
Alokasi dana PNPM Mandiri Perdesaan untuk kecamatan Panji sejak Tahun 2007 sampai dengan tahun 2013 sebesar Rp. 10.950.000.000 yang terdiri dari pembangunan sarana prasarana, pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat yaitu SPP (Simpan Pinjam Khusus Kelompok Perempuan)
Akses perekonomian masyarakat melalui SPP (Simpan Pinjam khusus kelompok Perempuan) sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya masyarakat yang telah memiliki usaha namun kesulitan untuk mengakses permodalan. Jumlah kelompok binaan UPK panji Kabupaten Situbondo sampai dengan tahun 2013 se banyak 238 kelompok dengan jumlah pemanf
Salah satu kelompok SPP yang sangat bagus secara administrasi maupun tingkat partisipasi dan transparansi adalah kelompok yasinan desa Panji Kidul yang di ketuai oleh Rini S, kelompok ini dapat mengumpulkan asset kelompok sebanyak 3 juta 400 ribu Rupiah dalam satu periode perguliran sehingga mampu memenuhi segala kebutuhan di anggotanya melalui pembegian Hasil Usaha Kelompok yang berbentuk sembako, Kelompok Yasinan ini juga tidak hanya mengelola dana pinjaman saja akan tetapi setiap anggota di wajibkan menabung hal ini dapat mendidik anggota untuk lebih disiplin lagi dan memiliki rasa memiliki kelompok.
Pertumbuhan ini tidaklah tanpa kendala, namun segala persoalan dapat teratasi oleh masyarakat, hal yang perlu mendapat perhatian adalah tingkat kesadaran masyarakat itu sendiri tentang pelestarian kelompok dan permodalan SPP. Oleh : Fitriya KPMD desa Panji Kidul
Peningkatan Pelayanan Kegiatan PNPM-MPd Terhadapat Masyarakat dengan Perbaikan Fasilitas Kegiatan
![]() |
| Kantor UPK PNPM Mandiri Perdesaan Kec. Banyuputih |
Dengan berkembangnya kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Banyuputih dan besarnya aset yang dikelola oleh UPK, maka diperlukannya fasilitas yang akan bermanfaat dalam pelayanan kegiatan. Oleh sebab itu BKAD berinisiatip akan meningkatkan pelayanan dengan membuat kantor Pusat Pelayanan PNPM Mandiri Perdesaan.
Pembangunan kantor Pusat Pelayanan PNPM Mandiri Perdesaan telah direncanakan dan dianggarkan mulai Tahun Anggaran 2011 sampai 2013.
Pembangunan Kantor tersebut dimulai tanggal 31 Maret 2013 dan selesai 31 Juni 2013. dan baru akan digunakan pada tanggal 17 Agustus 2013. Dana yang digunakan diambil dari Dana Operasional UPK. Dengan Pembangunan Kantor Pusat PNPM Mandiri Perdesaan ini diharapkan pelayanan kegiatan akan semakin baik dan kegiatan berjalan dengan baik. AMIN.
Pembangunan kantor Pusat Pelayanan PNPM Mandiri Perdesaan telah direncanakan dan dianggarkan mulai Tahun Anggaran 2011 sampai 2013.
Pembangunan Kantor tersebut dimulai tanggal 31 Maret 2013 dan selesai 31 Juni 2013. dan baru akan digunakan pada tanggal 17 Agustus 2013. Dana yang digunakan diambil dari Dana Operasional UPK. Dengan Pembangunan Kantor Pusat PNPM Mandiri Perdesaan ini diharapkan pelayanan kegiatan akan semakin baik dan kegiatan berjalan dengan baik. AMIN.
15.824 M Pembangunan Jalan Telford untuk Kecamatan Arjasa
![]() |
| Jalan Telford Desa Ketowan Kec. Arjasa |
Sudah Lima Tahun Program PNPM-MPd mewarnai Kecamatan Arjasa, mulai dari Tahun 2009 sampai dengan saat ini. Bila diibaratkan Manusia, Program PNPM-MPd merupakan seorang anak kecil yang sudah mengenyam pendidikan TK atau RA. Bila dilihat dari segi pembangunan sarana prasarananya, Program PNPM-MPd di Kecamatan Arjasa telah bayak menghasilkan produk kegiatan Fisik yang berasal dari usulan masyarakat di tingkat desa. Salah satu Kegiatan sarana kegiatan Fisik yang bayak di temui dilapangan adalah Jalan Telford. Bila diuraikan menurut Tahun anggaran pembangunannya, akan memiliki history tersendiri bagi para pelaku di tingkat desa untuk memperjuangkan usulan tersebut agar terdanai di program PNPM-MPd.
Tahun 2009, awal masuknya program PNPM-MPd ke Kecamatan Arjasa baru ada dua desa yang mengusulkan Jalan Telford dan terdanai semua oleh program PNPM-MPd. Bila dirinci data dua Desa yang terdanai BLM Tahun anggaran 2009 adalah sebagai berikut :
Tahun 2009, awal masuknya program PNPM-MPd ke Kecamatan Arjasa baru ada dua desa yang mengusulkan Jalan Telford dan terdanai semua oleh program PNPM-MPd. Bila dirinci data dua Desa yang terdanai BLM Tahun anggaran 2009 adalah sebagai berikut :
Tahun 2010, Merupakan tahun yang spesial untuk program PNPM-MPd di Kecamatan Arjasa karena Kecamatan Arjasa mendapat tambahan dana melalui PNPM Pasca Krisis. Untuk kegiatan PNPM Reguler ada 6 desa yang mengusulkan Jalan Telford dan terdanai semua oleh program PNPM-MPd, sedangkan untuk kegiatan PNPM Pasca Krisis ada 2 desa yang mengusulkan Jalan Telford dan terdanai semua oleh program PNPM Pasca Krisis. Berikut rincian kegiatan fisik jalan Telford yang terdanai BLM Tahun anggaran 2010 dan BLM Pasca Krisis Tahun anggaran 2010 adalah sebagai berikut :
Tahun 2011, Jalan Telford bukan merupakan pilihan utama dari usulan musyawarah desa Perencanaan dan Musyawarah desa Khusus perempuan sehingga hanya ada tiga desa yang memprioritaskan usulan jalan terford yaitu desa Curahtatal, Ketowan dan Lamongan. Namun dalam perjalanannya yang lolos sampai di Musyawarah desa Penetapan usulan hanya desa ada dua desa yaitu Curahtatal dan Lamongan. Adapun untuk usulan jalan telford desa Ketowan kandas di MAD Prioritas usulan disebabkan rengkingnya yang berada di posisi bawah. Berikut rincian kegiatan fisik jalan Telford yang terdanai BLM tahun anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
Tahun 2012, Jalan Telford menjadi pilihan primadona di usulan musyawarah desa Perencanaan dan Musyawarah desa Khusus perempuan di tingkat desa. hal tersebut terlihat dari desa yang memprioritaskan usulan jalan terford yang tercatat ada Enam desa dari Delapan desa yaitu desa Curahtatal, Kayumas, Ketowan, Kedungdowo, Lamongan dan Jatisari. Namun dalam perjalanannya yang lolos sampai di Musyawarah desa Penetapan usulan hanya ada empat desa yaitu desa Jatisari, Ketowan, Kedungdowo dan Lamongan. Adapun untuk usulan jalan telford desa Curahtatal dan Kayumas, kandas di MAD Prioritas usulan disebabkan rengkingnya yang berada di posisi bawah. Berikut rincian kegiatan fisik jalan Telford yang terdanai BLM tahun anggaran 2012 adalah sebagai berikut :
Namun Perjalanan kegiatan fisik jalan telford yang sudah di bangun oleh program PNPM-MPd Kecamatan Arjasa tidak berhenti sampai di situ saja. Sampai dengan saat ini, sudah ada beberapa desa yang meningkatkan statusnya dari jalan telford menjadi jalan Lapen. Berikut rincian desa yang meningkatkan statusnya dari jalan telford menjadi jalan Lapen adalah sebagai berikut :
Hal tersebut menunjukkan bahwa kepedulian pihak desa terhadap keberadaan kegiatan fisik yang sudah dibangun oleh program PNPM-MPd masih di respon baik. Hal tersebut terlihat dari usaha dari pihak desa untuk meningkatkan statusnya dari jalan telford menjadi jalan Lapen melalui Instansi terkait seperti Bina Marga.Oleh : FT Kecamatan Arjasa

.png)
.png)


.bmp)

.bmp)
